Consumer’s Behavior Class

Citra Puspita Rahman
Departemen Ilmu Komputer IPB (www.cs.ipb.ac.id)
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Pertanian Bogor

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233
(Consumer’s Behavior Class)

Perilkon

Department of Family and Consumer Sciences, (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology,
Bogor Agricultural University IPB.(www.ipb.ac.id)
Prof Dr Ir UJANG SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id)

Hari pertama perkuliahan mk.perilaku konsumen (ikk233 ) – senin tanggal 9 Februari 2015, diawali dengan brainstorming tentang kata kerja dan sifat yang terkait dengan konsumen dan perilaku konsumen.
Berikut beberapa kata sifat, kerja dan benda yang terkait dengan perilaku konsumen :

  • Pembeli, pengguna, pengambilkeputusan, pelanggan
  • Barang, jasa, merk, harga dan kualitas
  • Menawar, mencari informasi dan membandingkan merk
  • Persepsi, sikap, gaya hidup, motivasi

Perilaku Konsumen

  • Menurut Schiftman dan Kanuk(2010)
    Perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan menghabiskan produk barang dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka.
  • Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (2010)
    Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengonsumsi dan menghabiskan barang dan jasa, termasuk proses kebutuhan yang mendahului dan mengikuti tindakan.

Beberapa contoh dari perilaku konsumen :

  • Konsumen senang mengikuti trend.
  • Contoh :

    • Trend Gadget
    • Trend Hijab
    • Trend Batu Aki

    batu aki

  • Mencari barang berkualitas tetapi murah. Akhirnya membeli barang KW alias palsu.

Manfaat mempelajari Perilaku Konsumen :

  • Bagi pemerintah dan anggota legislatif. Contohnya dapat membuat UU dan kebijakan publik terkait dengan hal-hal yang dapat merugikan konsumen
  • Bagi konsumen itu sendiri, misalnya: dapat menjadi konsumen yang cerdas yang tidak hanya membeli barang berdasarkan keinginan tetapi kebutuhan.
  • Bagi Produsen atau Perusahaan, misalnya dapat meningkatkan penjualan produk dengan cara mengetahui keinginan dan perilaku konsumen.

Continue reading


4. User control and freedom – www.hamilcantik.com

Melanjutkan postingan saya yang sebelumnya, sekarang saya akan membahas user control and freedom. Yang dimaksud dengan user control dan freedom adalah kebebasan bagi user untuk mengontrol akunnya, memilih sebuah pilihan dengan bebas, dapat membatalkan suatu task, dapat mengembalikan suatu pilihan ke dalam keadaan semula jika user tidak sengaja melakukan kesalahan.
Pada aritkel sebelumnya, saya sudah membahas aspek Match between system and the real word, yang mana saya menemukan bahwa situ hamilcantik.com ini tidak memiliki sistem membership dalam melakukan transaksi.
Ini menu tampilan saat user ingin melakukan transaksi :

transaksi

Mungkin dikarenakan sistem tidak memiliki sistem membership. Maka saat saya mencoba mengisikan nama, alamat, no hp bahkan no. rekening secara sembarang tidak ada validasi atau pengecekan ulang saat data yang dimasukkan tidak benar atau tidak sesuai dengan database.

7
Ini menunjukan bahwa situs ini belum memiliki security terhadap dirinya sendiri.
Tetapi, walaupun masih memiliki banyak kekurangan, sistem masih menyediakan menu bagi user yang ingin menghapus transaksi yang dilakukan sebelumnya.
Dari semua pengkajian yang telah saya lakukan. Saya memberikan nilai: 2=minor usability problem: fixing this should be given low priority. Untuk aspek usercontrol adn freedom.

Continue reading


2. Match between system and the real world (Kesesuaian antara sistem dan dunia nyata)- www.hamilcantik.com

Kali ini saya akan membahas point kedua dari 10 kriteria evaluasi heuristic untuk ukuran usability .
Sebelumnya, seperti biasa saya akan membahas terlebih dahulu aspek yang akan saya tinjau. Kesusaian antara sistem dan dunia nyata maksudnya adalah sistem itu harus berbicara dengan bahasa user dengan kata, frasa dan konsep yang dikenal oleh user.
Pada website hamilcantik.com , saya melihat ada beberapa hal yang janggal atau tidak biasa dilihat saat memasuki sebuah website. Contohnya saja pada sisi kanan web, ada link yang bertuliskan keranjang saya , staff dan pemilik dengan icon yang tidak jelas bentuknya.
3

Butuh waktu beberapa lama untuk memikirkan maksud sebenarnya dari link ini. Awalnya saya mengira link ini adalah menu login untuk staff dan pemilik/user, tetapi saat saya mencoba mengklik pemilik, yang muncul adalah halaman dari yahoo messenger.

4
Biasanya, menu login pada sebuah website dimanfaatkan oleh admin untuk menyimpan data-data user. Apalagi pada website yang berbasis e-commerce, menu login digunakan untuk memudahkan transaksi antara admin dan user. Saat user ingin melakukan transaksi, user tidak perlu lagi memasukkan data dirinya setiap kali melakukan transaksi, karena biasanya data user yang diperlukan sudah disimpan didalam database website.
Pada website ini, saya sama sekali tidak menemukan manfaat dari munculnya website yahoo messenger saat mengklik link staff atau pemilik.

Selanjutnya, warna header yang digunakan pada website hamilcatik.com ini.
5
Saya merasa warna yang digunakan pada website ini tidak sesuai dengan tujuan diciptakanny website, yaitu ibu hamil. Warna merah terkesan berani, bersemangat, enerjik. Jika target usernya adalah ibu hamil, seharusnya warna pink muda atau biru muda cocok untuk website ini. Untuk memilih warna yang cocok untuk website, dapat mengunjungi http://colorschemedesigner.com.

Dari semua pengkajian yang telah saya lakukan. Saya memberikan nilai : 4 Usability catastrophere (imperative to fix this before produk can be release) untuk aspek match between system and the real world.

Continue reading


1. Visibility of system status –www.hamilcantik.com

Untuk memenuhi ujian akhir dari mata kuliah interaksi manusia dan komputer, maka saya akan mencoba membahas ketidaksesuaian dari sebuah website dengan 10 prinsip umum yang digunakan sebagai acuan pada interaksi desain atau yang disebut juga dengan evaluasi heuristic. Website atau situs yang akan saya kaji adalah situs http://hamilcantik.com.
Prinsip umum pertama yang akan saya bahas pada artikel kali ini adalah Visibility of system status.
Sebelum saya mengkaji saya akan menjelakan dulu apa yang dimaksud dengan Visibility of system status. Visibility of system status adalah Suatu sistem harus selalu menginformasikan kepada penggunanya apa yang sedang terjadi melalui suatu pesan yang baik dan waktu yang sesuai.
Saya mencoba memulai pengkajian dengan cara mengunjungi navigasi yang ada disebelah kiri halaman website. Saya mencoba untuk mengklik semua link yang ada, untuk memastikan bahwa tidak ada text yang ternyata memiliki warna yang sama dengan link. Tetapi lama kelamaan saya sadar, sebenarnya saya sedang berada dihalaman mana? Saya tidak terlalu memperhatikan dan mengingat link apasaja yang sudah saya kunjungi. Karena setiap kali saya mengklik link yang disediakan disebelah kiri halaman home, tidak ada perubahan warna pada link yang telah dikunjungi itu. Padahal biasanya link akan berubah warna saat user telah mengunjungi link itu.
Contoh tampilan navigation bar disebelah kiri halaman home :
1
Solusinya adalah berikan warna yang berbeda saat sebuah link sudah di klik atau dikunjungi.
Selanjutnya, Saya juga mencoba untuk membuka satu persatu link pada tab baru. Tidak ada pesan apapun saat saya membuka tab, hanya ada halaman berwarna putih.Saya menuggu lumayan lama, tetapi ternyata tidak ada satu pun halaman yang muncul. Saya harus mereload berulang-ulang agar satu halaman dapat muncul. Awalnya saya mengira ini dikarenakan modem saya yang lelet . Tetapi saat saya membuka tab baru dan mengisikan url google.com, saya langsung bisa memasuki halaman google cuma dalam waktu 0.4 -0.6 detik. Tampilan saat membuka tab baru :
gg

waktu respond yang lama pada saat kita membuka tab baru dari sebuah website dikarenakan system memiliki server yang kurang bagus. Jadi solusi dari saya, ganti webhostingnya.
Dari semua pengkajian yang telah saya lakukan. Saya memberikan nilai : 3=Major usability problem (important to fix, so should be given high priority). Untuk aspek visibility of system status.

Continue reading


3. Error Prevention (Pencegahan Kesalahan) – www.hamilcantik.com

Baiklah sekarang saya akan melanjutkan lagi postingan sebelumnya. Saya akan mengkaji aspek Error Prevention atau Pencegahan kesalahan. Maksud dari aspek ini adalah Website yang dirancang seharusnya memiliki pesan kesalahan yang baik untuk mencegah pengguna melakukan lebih banyak kesalaha lagi.
Walaupun sebelumnya saya sudah membahas website hamilcantik.com tidak menyediakan sistem membership pada websitenya, tetapi webiste ini sudah memiliki sistem error prevention yang lumayan bagus. Contohnya: saat saya mencoba melakukan transaksi pemesanan produk. Saya sengaja untuk tidak melengkapi biodata diri saat ingin melakukan pemesanan.Terdapat pesan kesalahan karena data belum diisi atau tidak lengkap.
Contoh tampilan saat data yang diisikan belum lengkap atau tidak diisi.

error prevention

error prevention

Error prevention seperti diatas dapat mencegah pengguna untuk melakukan kesalahan yang berkelanjutan.
Dari semua pengkajian yang telah saya lakukan. Saya memberikan nilai: 0= I don’t agree that this is a usability at all. Untuk aspek error prevention.

Continue reading